Top Tag

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Bisnis. com, JAKARTA – Pemerintah Jepang kini menghadapi tantangan dalam segi teknis dan kebijakan terkait upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkannya guna mewujudkan emisi nol bersih udara rumah kaca selambatnya hingga 2050.

Melansir NHK pada Sabtu (26/12/2020). Pemerintah Jepang sudah menyusun sejumlah target spesifik bagi 14 sektor pada Jumat (25/12/2020).

Dikatakan bahwa semua penjualan mobil berpenumpang baru harus bertenaga listrik, sel bahan menjilat, atau merupakan model hibrida selambatnya pertengahan 2030-an. Pemerintah juga mau meluaskan kapasitas tenaga angin terlepas pantai dari 30 juta kilowatt menjadi 45 juta kilowatt selambatnya pada 2040. Target lainnya ialah meningkatkan penggunaan hidrogen sebesar 10 kali lipat menjadi sekitar 20 juta ton selambatnya pada 2050.

Pemerintah memperhitungkan dengan mengembangkan teknologi dan menerapkannya dalam penggunaan nyata sesuai dasar, keuntungan ekonomi per tahun kira-kira 870 miliar dolar akan mampu dihasilkan pada 2030 dan sekitar 1, 8 triliun dolar di dalam 2050.

Namun, sedang terdapat banyak tantangan teknis jawab mencapai tujuan ini. Peningkatan kaya terkait performa baterai penyimpanan serta persiapan fasilitas pengisian baterai merupakan hal yang penting. Selain tersebut, biaya guna memproduksi hidrogen juga perlu diturunkan dalam jumlah tinggi.

Pemerintah mengatakan pihaknya akan menyokong semua sektor industri dengan mengerahkan penuh bantuan perkiraan, pajak, finansial, serta langkah-langkah yang lain.

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk positif tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Grup Di Sini untuk info bertambah lengkapnya.

#mc_embed_signup background: #D5DFEB; clear: left; font: 14px Helvetica, Arial, sans-serif; /* Add your own Mailchimp form style overrides in your site stylesheet or in this style block. We recommend moving this block and the preceding CSS link to the HEAD of your HTML file. */

You may also like