Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Bisnis. com , JAKARTA – Vonis selama 1. 075 tahun penjara kepada Adnan Oktar alias Harun Yahya bisa jadi menimbulkan pertanyaan seberapa berbahayanya pria yang disebut berpose flamboyan ini.

BBC. com menyebutkan Oktar bisa disebut sebagai ‘pemikir yang berbahaya’ atau ‘pemikir yang berpengaruh’.

Satu hal yang pasti, Oktar alias Harun Yahya ini  lumrah aktif mengkampanyekan gerakan anti-Semitisme. Dia menolak Holokaus. Ia juga meyakini  bahwa semua yang ada di alam semesta ini diciptakan Tuhan dengan sempurna. Oktar menentang cepat teori evolusi Charles Darwin.

Dalam wawancara dengan kuli BBC Andrew Marr pada 2010, Oktar mengatakan bahwa teori Darwin adalah sumber inspirasi utama para-para teroris era modern.

“Hitler, Mussolini, Stalin & banyak teroris terkenal lainnya secara jelas mengatakan bahwa pemikiran itu dipengaruhi oleh Darwin… tanpa Darwin tidak akan ada terorisme, ” tegas Oktar.

Di mata Oktar, Hitler bisa berpengaruh atas peran yang ia sebut sebagai ‘elemen negara Inggris’.   Ini adalah teori konspirasi dengan mengklaim bahwa terdapat kelompok yang sangat kuat yang punya hubungan dengan pemerintah dan militer dengan punya kapasitas memanipulasi dan mengatur kebijakan pemerintah.

Setelah serangan teroris pada 11 September di Amerika Serikat, Oktar tiba menunjukan dirinya sebagai pegiat lintasagama, seseorang yang mendukung dialog antaragama dan membantu perang terhadap terorisme internasional.

Corak Hidup Flamboyan

BBC menyebutkan selain berpandangan kontroversial, Oktar diketahui suka bergaya tumbuh mewah. Hal itu bisa dilihat dari foto-foto yang diunggah ke media sosial.

Dia tinggal di sebuah Villa kaya di Istanbul dan sering difoto bersama perempuan-perempuan berbusana minim.

Para pengikutnya terlihat tinggal di apartemen mewah yang berlokasi di kawasan eksklusif di kota tersebut, biasanya mereka terdiri lantaran tiga sampai empat orang di dalam satu kelompok.

Menurut media di Turki, para pengikutnya memiliki pekerjaan tetap. Sebagian yang lain bekerja untuk organisasi dan bekerja menulis buku, melakukan promosi ke media maupun melakukan perekrutan bagian baru.

Sementara, bersandar data di wikipedia,   Adnan Oktar lahir pada 2 Februari 1956. Ia juga dikenal sebagai  Adnan Hoca atau Harun Yahya.   Ia dikenal sebagai atasan kelompok agama di Turki juga seorang  kreasionis  Islam.  

Pada 2007, Harun Yahya diketahui mengirimkan bukunya secara gratis The Atlas of Creation  yang mempromosikan pendirian kreasionisme Islam.   Buku itu dikirimkan kepada ilmuwan Amerika, bagian Kongres, dan museum sains.  

Oktar menjalankan dua organisasi, tempat ia menjadi Pemimpin Kehormatan. Organisasi itu bernama Bilim Arast? rma Vakf? (BAV, secara harfiah, “Yayasan Riset Sains”, didirikan tahun 1990), yang mempromosikan kreasionisme dan  Milli Degerleri Koruma Vakf?   (secara harfiah, “Yayasan Pengekalan Nilai Nasional”, didirikan 1995) dengan bekerja dalam negeri pada berbagai masalah moral.

Di beberapa tahun terakhir, Oktar telah mendakwahkan “Islam yang benar” (menurut dia) berdasarkan Alquran di tata cara TV-nya,   A9 TV . Organisasinya sering disebut sebagai  sekte , seragam dia disebut oleh majalah VICE sebagai “pemimpin sekte paling terkenal di Turki. ” 

Oktar tercatat pernah mengajukan lebih dari 5. 000 tuntutan norma terhadap individu karena pencemaran nama baik dari tahun 2005 hingga 2015, yang menyebabkan pemblokiran sejumlah situs terkemuka di Turki.

Pada 11 Juli 2018, Oktar dan lebih dari 160 rekannya ditahan dan kemudian ditangkap dengan tuduhan termasuk membentuk perusahaan kriminal, penipuan keuangan, dan pelecehan seksual. Pada 19 Juli 2019, dakwaan atas Oktar diterima, dengan sidang pertama dijadwalkan pada 17 September. Pada 11 Januari 2020, dia dijatuhi hukuman lebih daripada 1000 tahun penjara.  

Pembaca Karya Said Nursi

Adnan Oktar yang lahir di  Ankara, Turki, pada 1956,   dibesarkan di kota kelahirannya. Masa madrasah menengah dijalaninya di Ankara.

Ia mempelajari karya-karya cerdik pandai Islam seperti  Said Nursî, seorang  sarjana Muslim  Kurdi  yang menulis  Risale-i Nur, sebuah  tafsir  ekstensif  (tafsir  Alquran) yang mencakup paham politik dan agama yang komprehensif.  

Pada 1979, Oktar datang ke Istanbul dan masuk  Universitas Seni Rupa Mimar Sinan . Tahun-tahun ini ditandai secara kekerasan dan represi yang mengarah pada pemasangan  junta militer  sesudah kudeta September 1980.

Lingkungan di Turki saat tersebut diwarnai ketidakstabilan politik dan adat, terancam oleh  politik  Perang Dingin , dan bentrokan antara Kemalis modernisator sekuler dan gelombang militansi Agama islam yang meningkat.

Pada lingkungan ini Oktar secara teratur hadir untuk salat dan berdoa di Masjid Molla di daerah F? nd? kl?, dekat dengan akademi seni rupa tempat tempat belajar arsitektur interior. Edip Yüksel, yang mengenalnya selama tahun-tahun, menggambarkan Oktar sebagai “Sunni fanatik”.  

Komunitas Pokok

Pada pembukaan 1980-an, Oktar mengkhotbahkan pandangannya tentang  Islam  kepada siswa muda lantaran keluarga Istanbul  di sekitarnya yang kaya secara sosial. Dari tarikh 1982 hingga 1984, sebuah gabungan yang terdiri dari 20 tenggat 30 orang dibentuk. Mereka diikuti oleh siswa sekolah menengah swasta religius baru yang berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi yang sama.  

Yüksel mengatakan Oktar menyajikan ajarannya “dengan lembut dan dalam corak modern kepada anak-anak dari bagian yang memiliki hak istimewa, tanpa mengintimidasi mereka… versi Said Nursi yang halus dan urban. ” 

Ajaran Oktar menentang  Marxisme ,   komunisme  dan haluan materialistik. Dia sangat mementingkan penyangkalan  evolusi dan  Darwinisme karena tempat merasa bahwa hal itu telah diubah menjadi sebuah ideologi dengan digunakan untuk mempromosikan  materialisme  dan  ateisme  serta ideologi turunan yang terkait.

Dia dengan pribadi mendanai pamflet berjudul  Teori Evolusi, yang menggabungkan “mistisisme  dengan retorika ilmiah”.  

Pada 1986 Oktar mendaftar pada Departemen Filsafat  Universitas Istanbul. Oktar muncul sebagai sampul  depan  majalah  Nokta, melaporkan bagaimana dia berkumpul dengan teman-temannya dan mengadakan ceramah di masjid. Banyak mahasiswa, umum dari  Bosphorus University, salah satu universitas paling bergengsi di Turki, tiba berpartisipasi.

Yudaisme dan Freemasonry

Nama Adnan Oktar mulai kerap muncul di media, terkadang menjadi berita utama. Belakangan tahun tersebut ia menerbitkan buku setebal 550 halaman berjudul  Yudaisme dan Freemasonry.

Buku itu ditata berdasarkan  desas-desus antisemit  bahwa kantor-kantor negara, universitas, kelompok politik serta media dipengaruhi oleh “kelompok tersembunyi”.

Tujuan kelompok ini adalah “untuk mengikis nilai-nilai spiritual, agama, dan moral rakyat Turki dan menjadikannya seperti binatang. ”    Adnan Oktar kemudian melegalkan pernyataan tersebut.

Oktar ditangkap dengan alasan mempromosikan revolusi teokratis, dan dia ditahan semasa 19 bulan, meskipun tidak sudah dituntut secara resmi.

Pada 1986, Oktar menghabiskan 10 bulan di rumah sakit nyawa, tetapi dia menyatakan bahwa tempat bukan sakit jiwa melainkan seorang “tahanan” politik yang dihukum sebab penerbitan buku Freemasonry dan Yudaisme .  

Sepanjang 1980-an dan introduksi 1990-an, Oktar membangun komunitasnya. Para pengikutnya terutama aktif merekrut dalam resor musim panas di sepanjang  Laut Marmara. Organisasi sosial pada dalam grup menjadi lebih hierarkis dan mengambil sifat Mesianik.  

Oktar mengatakan bahwa karena anarki dan teror di tahun-tahun itu, dia tidak mampu melanjutkan studinya. Dia sudah berangkat mengerjakan buku-bukunya, jadi ketika tempat meninggalkan sekolah dia mencurahkan energinya untuk buku-bukunya.

Pendirian Lembaga Riset

Pada 1990, ia mendirikan  Science Research Foundation  (SRF, atau, dalam bahasa Turki,   Bilim Arast? rma Vakf? atau BAV).

Oktar mendirikan  Science Research Foundation  untuk mengadakan konferensi dan seminar untuk kegiatan ilmiah “yang menargetkan kesadaran massa mengenai apa sebenarnya penyebab utama dibanding konflik sosial dan politik”, yang ia gambarkan sebagai materialisme & Darwinisme.

Beberapa media menggambarkan BAV sebagai “sekte Islam rahasia” dan “organisasi mirip sekte, yang dengan cemburu menjaga rahasia kekayaannya yang besar”.  

Anggota BAV kadang-kadang disebut sebagai  Adnan Hocac? lar  (“Penganut Adnan Hodja”) oleh publik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini:

Harun Yahya

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia beriringan 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan masyarakat terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Nusantara (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk kabar lebih lengkapnya.

#mc_embed_signup background: #D5DFEB; clear: left; font: 14px Helvetica, Arial, sans-serif; /* Add your own Mailchimp form style overrides in your site stylesheet or in this style block. We recommend moving this block and the preceding CSS link to the HEAD of your HTML file. */

You may also like